Subscribe to continue reading
Subscribe to get access to the rest of this post and other subscriber-only content.
namSlog memberikan beberapa tips dalam membuat nama dan/atau slogan untuk usaha Anda. Semoga tips dari kami bermanfaat. Jika ada yang ingin dikomunikasikan, silakan jumpai kami melalui FB Page namSlog

Subscribe to get access to the rest of this post and other subscriber-only content.

Slogan secara singkat dapat didefinisikan sebagai pernyataan singkat tentang sesuatu untuk tujuan memengaruhi (persuasif). Yang pasti, fungsi slogan adalah untuk memengaruhi.
Di dalam postingan kali ini, kita akan belajar tentang definisi slogan, fungsi, dan contoh-contoh slogan.
Banyak literatur membahas tentang slogan. Beberapa menyebut slogan adalah bahasa yang digunakan di dalam dunia periklanan, beberapa yang lainnya menyebutkan bahwa slogan juga bisa digunakan untuk bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, dan bidang lainnya.
Perhatian. Slogan itu berbeda ya dengan tagline. Perbedaannya dimana?
Slogan itu berasal dari kata Gaelic Scotlandia “slaugh-ghairm” yang berarti “war cry” (seruan perang). Sementara, Alina Wheeler in Designing Brand Identity, mendefinisikan “A tagline is a short phrase that captures a company’s brand essence, personality, and positioning, and distinguishes the company from its competitors“
Tagline adalah frase pendek yang menangkap inti, personalitas, dan penempatan merek perusahaan, dan yang membedakan perusahaan dari pesaingnya.
Slogan itu umumnya digunakan untuk menguatkan / menjelaskan posisi produk atau kampanye, , sementara tagline untuk menguatkan atau menjelaskan posisi brand (merek).
Jadi, satu perusahaan bisa memiliki beberapa slogan untuk setiap produk, kampanye, atau iklannya. Tetapi, untuk menguatkan brandnya, perusahaan menggunakan satu tagline. Tagline ini akan berubah ketika brand melakukan rebranding.
Kembali lagi ke pembahasan tentang pengertian slogan.
Di dalam Collinsdictionary, slogan didefinisikan sebagai berikut:
A slogan is a short phrase that is easy to remember. Slogans are used in advertisements and by political parties and other organizations who want people to remember what they are saying or selling.
Slogan adalah frase singkat yang mudah diingat. Slogan digunakan di dalam periklanan dan oleh partai politik dan organisasi lainnya agar masyarakat mengingat apa yang mereka katakan atau jual.
Selanjutnya, di dalam ensiklopedia bisnis Enterpreneur.com
Slogan didefinisikan sebagai a catch phrase or small group of words that are combined in a special way to identify a product or company. Frase atau kelompok kecil kata yang menarik yang disusun sedemikian rupa untuk menandakan (mengindentifikasi) sebuah produk atau perusahaan.
Dari tiga rujukan tersebut di atas kita bisa menyimpulkan bahwa slogan itu adalah frase / pernyataan singkat yang bertujuan untuk memengaruhi orang, agar target market mengingat apa yang kita kampanyekan, apa yang kita jual, juga membangun identitas untuk produk atau perusahaan kita.
Dengan tetap merujuk ke beberapa definisi di atas, slogan memiliki fungsi:
Untuk pembahasan tentang contoh, kita bisa membaca postingan yang sebelumnya tentang Cara Membuat Slogan beserta Contoh

Cara memilih nama domain untuk brand kamu, ketika domain incaran kamu sudah dimiliki oleh orang lain. Begini strateginya.
Strategi penamaan domain ini dapat membantu kita dalam memilih nama domain yang pas, khususnya ketika domain berekstensi dot com terkait brand kita sudah “diambil” oleh orang lain. Untuk menggunakan strategi ini kita harus tetap mengaju ke citra merek (brand image) yang akan kita bangun dengan selalu mempertimbangkan profil khalayak sasaran (target market).
Berikut strategi membuat nama domain yang dapat kita lakukan:
Kamu juga bisa menyimak penjelasan saya melalui channel Youtube saya dan berdiskusi di kolom komentar. Boleh disubscribe ya.
Namun demikian, perlu juga dipertimbangkan bahwa beberapa strategi penamaan domain ini bisa berimbas kepada brand building dan tersangkut persoalan hukum cybersquatting – tindakan mendaftarkan nama domain yang mirip atau sama dengan sesuatu merek terkenal dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan melalui lalu-lintas pengunjung yang mengunjungi alamat bersangkutan.
Akhirnya, jika memang kita sangat ingin dan dianggap perlu / harus untuk mendapatkan domain berekstensi .com, kita bisa terus memantau domain incaran kita itu karena mana tau sudah “dilepas” oleh pembeli pertama, atau kita sudah mempersiapkan anggaran yang cukup untuk membelinya dari tangan pertama seperti yang dilakukan oleh sumome.com yang menganggarkan $1,5 Juta untuk mendapatkan sumo.com dan instagr.am yang berubah menjadi instagram.com setelah kabarnya facebook membeli nama domain instagram.com dengan harga $10.000, eh malah dengus yang bilang $1 miliar. Idih.
Selain strategi di atas, kita juga dapat menggunakan beberapa website pengusul nama, seperti namestation atau domainsbot.
Demikianlah 8 (delapan) cara / strategi yang dapat kita lakukan ketika url nama domain untuk brand kita sudah kedahuluan dibeli oleh orang lain. Jika bermanfaat, saya mengucapkan terima kasih untuk kesediaannya membagikan postingan ini.

Subscribe to get access to the rest of this post and other subscriber-only content.