6 Pertimbangan Awal Membuat Nama Toko Online

Perkembangan e-commerce di Indonesia semakin pesat. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya pelaku usaha dengan nama-nama toko online berskala besar yang memasuki ranah ini. Data menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah penduduk yang mulai mengubah kebiasaan belanjanya dari belanja ke toko fisik ke toko online. Menurut Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Rudiantara, pertumbuhan transaksi di pasar online mencapai 60-70% setiap tahunnya. 

Membuat Nama Toko Online

Menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar online ini, nama toko online menjadi salah satu pilihan untuk memenangkannya. Mengapa demikian? Karena nama toko online kita bisa menjadi pintu masuknya calon pembeli ke website kita dimana transaksi akan dilakukan. Jika nama toko online kita bagus, unik, dan familiar, ada kemungkinan besar calon pembeli untuk mengklik lalu mengingat (melalui iklan repetisi) nama toko online kita tersebut.

Bagaimana membuat nama toko online yang unik, kuat, pas, dan mudah diingat? Berikut hal yang harus dipertimbangkan ketika kita membuat nama toko online:

Maleena Gospel
Maleena, penyanyi yang menggaet 3 produser dari 3 negara untuk membidani album perdananya.

  1. Pastikan Nama Toko Online kita mudah diingat. Hal ini dimaksudkan agar calon pelanggan kita dapat kembali mengunjungi toko kita. Usahakan nama toko online kita terdiri dari 1-2 kata yang dipilih atau dibentuk dari kata-kata yang paling populer dan mudah diingat oleh banyak orang terkait produk yang kita jual. Untuk syarat mudah diingat ini, teknik penamaan rhyming bisa menjadi salah satu pilihan.
  2. Pastikan Nama Toko Online kita menggambarkan produk yang kita jual. Semakin spesifik, semakin bagus. Contohnya, jika produk yang kita jual adalah pakaian, maka kata-kata yang berkaitan dengan pakaian, termasuk namun tidak terbatas pada, fashion, penampilan, trendy, catoon, dress, short, bisa masuk dalam daftar pilihan yang kemudian akan dikembangkan (diturunkan atau diperluas) dengan target pasar yang akan kita bidik. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan descriptive name. Contoh untuk tips 1 dan 2 adalah nama toko online MusliMarket.
  3. Hindari Membuat Nama Toko Online yang sulit dilafalkan atau ditulis. Buat sesederhana dan sefamiliar mungkin. Jika kamu memiliki alasan yang kuat untuk “melanggar” tips ini, silakan lakukan karena bisa saja dari nama yang kamu “langgar” itu membuat toko online kamu stand-out.
  4. Coba kaitkan Nama Toko Online kamu dengan lokasi atau tempat yang sudah terkenal. Hal ini membantu calon pelanggan untuk mengingkat Nama Toko Online kamu. Pastikan lokasi yang kamu kaitkan memiliki cerita atau sejarah yang bagus. Meski demikian, pertimbangkan juga risiko yang mungkin muncul di kemudian hari jika nama lokasi atau tempat tersebut “rusak”
  5. Jangan lupa baca pertimbangan budaya.
  6. Segera daftarkan domain untuk toko online kita. Ya, domain menjadi semakin “diperebutkan” mengingat semakin banyaknya pelaku usaha muda yang berkecimpung di usaha toko online ini. Meski bukan sebuah keharusan, domain dengan ekstensi .com sangat dianjurkan.

Demikian enam pertimbangan awal yang dapat kita bahas bersama tim penamaan ketika ingin membuat nama yang bagus untuk toko online kita.

Mau membuat nama toko online? Percayakan kepada namSlog.com. Dapatkan harga khusus untuk UKM dan Startup. Hubungi namSlog.com SEKARANG di 0878.0994.5352.